Home » Uncategorized » Penelitian: Pelajar yang Merokok Pakai Ganja Cenderung Gagal Saat Ujian

Penelitian: Pelajar yang Merokok Pakai Ganja Cenderung Gagal Saat Ujian

INDONEWSTODAY.COM, Sebuah studi menemukan bahwa pelajar yang mengkonsumsi rokok ganja akan cenderung mengalami kegagalan pada saat ujian.

Hal ini ditemukan pada survey di Inggris pada remaja yang merokok dengan ganja 50 kali oleh usia 15 tahunan melakukan ujian dalam keadaan yang sangat buruk.

Sementara itu, remaja yang tidak merokok ganja 50 kali oleh usia 15 tahunan menunjukkan kemampuan lebih dalam hal pendidikan, menurut sebuah studi oleh University College London.

Temuan tersebut disampaikan pada konferensi sains di Berlin, pada Minggu lalu. Penelitian tersebut dilakukan selama 20 tahun fokus pada ganja, yang diterbitkan oleh seorang profesor di King’s College London, yang mengungkapkan bahwa satu dari enam remaja yang menggunakan ganja menjadi ketergantungan pada obat terlarang, seperti satu dari sepuluh orang dewasa.

King’s College review juga menyarankan bahwa ganja dapat menyebabkan masalah kesehatan mental dan dapat membuka pintu untuk obat – obatan seperti narkoba.Hal lain juga dapat menambah risiko gangguan mengembangkan psikotik termasuk skizofrenia ganda dengan penggunaan berat ganja di usia remaja. 

Para peneliti bisa menemukan ada hubungan antara penggunaan ganja dan hasil ujian mereka, terutama karena tidak ada cara untuk memisahkan berbagai dampak pada nilai ujian.

Perilaku negatif seperti minum alkohol, merokok dan penggunaan narkoba lainnya masing-masing berdampak pada ujian. Tetapi mereka menemukan bahwa dampak dari penggunaan berat ganja ini begitu signifikan.

Peneliti utama Claire Mokrysz, yang mempresentasikan hasil pada Kongres College Eropa Neuropsychopharmacology di Berlin, mengungkapkan bahwa, “Remaja yang menggunakan ganja akan sering berjalan beriringan dengan penggunaan obat lainnya, seperti alkohol dan rokok, serta bgaya hidup berisiko lainnya.” katanya.

Sementara itu Ketua Kongres, Prof Guy Goodwin dari Universitas Oxford, mengatakan bahwa, “Ini adalah studi yang penting karena hal itu menunjukkan bahwa saat ini kita akan lebih fokus pada hal-hal yang merugikan (seperti ganja pada pendidikan-red).” tegasnya.
Foto: ilustrasi

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *