Home » Uncategorized » Nasabah Bank BCA dan Mandiri Diserang Virus, Ini Kata Jubir Perbankan

Nasabah Bank BCA dan Mandiri Diserang Virus, Ini Kata Jubir Perbankan

Berita Kriminal – IndoNewsToday.com, Usai mengungkap kasus pembobolan dana nasabah 3 bank besar yakni BCA, Mandiri, dan BNI yang diungkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, ternyata pelaku diduga menggunakan virus komputer sebagai mata-mata.

Virus tersebut ditanamkan pada komputer nasabah sehingga mampu memunculkan tampilan instruksi “sinkronisasi token” palsu saat nasabah membuka internet banking.

Menurut Sani Sabu selaku kepala bidang Halo BCA mengungkapkan bahwa hal tersebut diduga dilakukan oleh penjahat yang memata-matai para nasabah Bank yang menargetkan para korbannya di bidang software, internet, komputer, dan handphone.

“Ini kan sudah Pak Jahja (Dirut BCA) release di bulan February. Ini case yang seakan-akan minta sinkronisasi keybca.” kata Sani Sabu seperti yang dikutip dari Kompas kemarin (16/4/2015).

Namun dalam keterangan lainnya, BCA pun melaporkan bahwa nasabahnya terkena virus jebakan KeyBCA yang menyerupai asli keyBCA sehingga sudah ada 43 nasabah yang mengaku menjadi korbannya. Pihak Bank Mandiri pun melaporkan pihaknya menemukan nasabah yang mengaku kehilangan uang sebesar Rp 40.000.000 akibat sinkronisasi aktivasi token palsu.

Sementara itu, Bank BNI justru mengaku belum sama sekali mendapatkan laporan dari nasabahnya terkait kasus pembobolan rekening melalui internet banking itu. Bahkan, untuk memastikan ada atau tidak nasabah yang menjadi korban kejahatan perbankan itu, BNI langsung melakukan pengecekan internal.

Sebelumnya diberitakan, tiga bank besar di Indonesia dibobol sindikat jaringan internasional. Dana nasabah yang dibobol ditaksir mencapai Rp 130 miliar. Dana ini milik sekitar 300 orang nasabah di tiga bank tersebut. Namun, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menampik total kerugian akibat pembobolan yang memanfaatkan virus komputer tersebut. Menurut OJK, total kerugian hanya Rp 5 miliar bukan Rp 130 miliar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *