Home » Uncategorized » Daging Sapi Mahal: Harga Sembako di Cirebon Mulai Ketularan Naik

Daging Sapi Mahal: Harga Sembako di Cirebon Mulai Ketularan Naik

Ilustrasi pembeli daging sapi di pasar tradisional

Berita Ekonomi – AsliCirebon.com, Menaiknya harga daging sapi di pasaran Jakarta dan Bandung, ikut menular ke sejumlah daerah. Tak terkecuali di Cirebon, dari penelusuran AsliCirebon.com saat mengunjungi sejumlah di pasar tradisional, Pasar Kanoman, Pasar Pagi, dan Pasar Kramat, tercatat harga komoditi daging sapi bervariasi.

Untuk di Pasar Kanoman harga daging sapi lokal mencapai Rp 140.000,- perkilogram, sedangkan di Pasar Pagi tercatat Rp 139.000,- perkilogramnya, dan Pasar Kramat kosong. Beberapa pembeli yang berlangganan daging sapi pun ikut mengeluh dengan kenaikan harga daging sapi ini, pasalnya mereka harus menaikkan harga daging olahan masakannya agar tidak rugi.

Hal ini dialami oleh Kaerudin (29), pedagang sate kambing dan empal di daerah Gunung Jati, Cirebon hari ini kepada AsliCirebon.com. “Dagingnya lagi mahal, jadi terpaksa belinya sedikit. Mau ambil daging sapi impor, dagingnya tidak enak.” katanya Jumat (14/8/2015).

Tidak hanya harga daging sapi, telur, daging ayam boiler, cabai rawit, pun mengalami kenaikan di sejumlah pasar seperti di Pasar Celancang. Tercatat, harga komoditi cabai rawit perkilogram mengalami kenaikan Rp 60.000,- perkilogram. Harga telur Rp 22.000,- perkilogram awalnya Rp 21.000,-, ayam boyler Rp 36.000,- perkilogram yang awalnya Rp 34.000,-.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *