Home » Uncategorized » Kebakaran di Gunung Ciremai, TNI, Polri, BpBD TNGC dan Masyarakat Masih Lakukan Upaya Pemadaman

Kebakaran di Gunung Ciremai, TNI, Polri, BpBD TNGC dan Masyarakat Masih Lakukan Upaya Pemadaman

Berita Bencana – AsliCirebon.com, Kebakaran hutan di Gunung Ciremai (3.078 Mdpl) telah mencapai Blok Pangasinan yang merupakan puncak timur laut gunung api tertinggi di Jabar itu.

“Kebakaran berawal dari Blok Sadarehe dan terakhir sudah mencapai blok Pangasinan yang berada di ketinggian 2.800 mdpl. Sekarang tinggal di dua titik yang belum padam,” kata Kepala Seksi Taman Nasional Wilayah 1 Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Hawal Widodo.

Ia menyebutkan upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, relawan serta masyarakat peduli Gunung Ciremai.

Kebakaran gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Majalengka, Kuningan dan Cirebon itu terjadi sejak Minggu (16/8/2015) lalu. Dimulai dari blok Sadarehe kemudian meluas hingga ke kawasan Blok Pangasinan.

Kawasan blok Pangasinan sendiri merupakan jalur pendakian Gunung Ciremai dari Linggarjati Kabupaten Kuningan. Sedangkan blok Sadarehe yang juga jalur dakian berada di wilayah Kabupaten Majalengka.

Sementara itu Penasihan Masyarakat Peduli Gunung Ciremai (MPGC) Linggasana Nana ketika dihubungi menyebutkan kepulan asap dari Gunung Ciremai pada Sabtu pagi sudah mulai tidak kelihatan. Ia berharap hal itu sebagai pertanda kebakaran hutan di gunung itu segera berakhir.

Kawasan TNGC memiliki topografi yang bergelombang, berbukit dan bergunung membentuk kerucut dengan ketinggian mencapai 3.078 mdpl.

Berdasarkan wilayah administrasi pemerintahan, kawasan TNGC termasuk ke dalam dua kabupaten yaitu Kabupaten Kuningan (bagian timur) dan Kabupaten Majalengka (bagian barat) dengan luas sekitar 15.518,23 Ha Tipe ekosistem hutan yang berada di kawasan TNGC secara umum merupakan tipe hutan dataran rendah (2- 1.000 mdpl), hutan hujan pegunungan (1.000 – 2.400 mdpl) dan hutan pegunungan atas (> 2.400 mdpl).

Di dalam tipe ekosistem tersebut terdapat keanekaragaman hayati yang tinggi berupa keanekaragaman flora, fauna, dan potensi wisata. Flora yang ditemukan di kawasan tersebut berdasarkan hasil eksplorasi sebanyak 57 jenis.

Jangan ketinggalan isu terkini tentang Cirebon, dalam Fokus Redaksi AsliCirebon.com:

Ikuti juga berita paling populer minggu ini di AsliCirebon.com, diantaranya:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *