Home » Cirebon » Minimnya Bantuan Untuk Lansia Di Kota Cirebon

Minimnya Bantuan Untuk Lansia Di Kota Cirebon

Minimnya Bantuan Untuk Lansia Di Kota Cirebon

AsliCirebon.com – Program Asistensi Lanjut Usia Telantar (Aslut) yang mengakomodir untuk kesejahteraan penduduk yang lanjut usia ternyata hanya bisa menjangkau beberapa penduduk saja.  Hal tesrebut diungkapkan oleh Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Cirebon yang menyatakan bahwa warga yang harusnya menerima program tersebut sebanyak 1.800 penduduk  namun hanya diberikan jatah 50 orang oleh Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

“Kami sudah mengajukan kuota tambahan bantuan, tapi karena keterbatasan anggaran, pemerintah pusat hanya memberikan jatah 50 orang. Alasannya, karena jatah yang ditentukan Kemensos disebar kepada kota dan kabupaten se-Indonesia,” Ujar Kepala Dinsosnakertrans Kota Cirebon, Drs Ferdinan Wiyoto MSi.

Kepala Dinsosnakertrans Kota Cirebon, Drs Ferdinan Wiyoto MSi mengungkapkan bahwa seperti contoh yang dialami oleh Sarmi (84) warga Blok Sumur Wuni, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti  yang mengalami keadaan yang memperihatinkan seperti  terdapat gangguan pendengaran dan kebutaan. Maka dari itu Sarmi mendapatkan bantuan Aslut.

“Karena keadaan demikian Ibu Sarmi mendapatkan bantuan Aslut. Mudah-mudahan ibu Sarmi dan warga Lansia mendapatkan bantuan yang lainnya,” Tambahnya.

Agar tidak mengalami kekosongan untuk penerima bantuan ini, Dinsosnakertrans mempunyai kebijakan jika penerima tersebut meninggal dunia akan dialihkan kepada warga yang lain berhak menerima.

“Jika lansia penerima bantuan meninggal, maka kami alihkan ke lainnya. Data itu kami terima dari para pendamping yang kami tempatkan di tiap keluraha sebanyak 5 orang,” Tutupnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *