Home » Ekonomi » Program Konversi Bahan Bakar Untuk Nelayan Di Cirebon Menemui Sedikit Kendala

Program Konversi Bahan Bakar Untuk Nelayan Di Cirebon Menemui Sedikit Kendala

Program Konversi Bahan Bakar

AsliCirebon.com – Program konversi bahan bakar bukan hanya dinikmati oleh para pengendara kendaraan bermotor saja, ternya konversi bahan bakar juga berlaku pada nelayan yang ada di Kabupaten Cirebon. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cirebon, Wisono yang menyatakan bahwa program konversi ini seharusnya sudah ada sejak akhir 2015. Namun karena tidak adanya regulasi hukum yang jelas, akhirnya program ini baru terealisasi tahun ini.

‘’Program konversi bahan bakar oleh para nelayan di Kabupaten Cirebon seharusnya terealisasi sejak akhir 2015 lalu. Tapi  karena belum ada payung hukum yang jelas, makanya program itu baru direalisasikan pertengahan tahun ini,’’ Ucap Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Cirebon, Wisono.

Dalm program konversi ini, tercatat 200 unit kapal sudah menggunakan bahan bakar elpiji untuk bahan bakar kapal nelayatn. Dan hal ini seolah menjadi sinyal bagus untuk pemerintah yang sedang menggalakan konversi di kalangan nelayan.

’Di Kabupaten Cirebon, sudah lebih dari 200 unit kapal yang beralih menggunakan bahan bakar gas elpiji dari sebelumnya menggunakan bahan bakar premium,’’ Tambahnya.

Namun banyak kendala yang dihinggapi oleh nelayan salah satunya faktor keselamatan menjadi isu utama yang diangkat, menurut Ketua Serikat Nelayan Tradisional (SNT), Kajidin. Karena menurutnya dengan berada di laut, jika terjadi ledakan dari elpiji tersebut bisa berakibat fatal.

‘’Nelayan tidak mau pakai gas elpiji untuk bahan bakar kapal, takut meledak. Kalau meledak di darat sih masih ada kemungkinan selamat. Tapi kalau meledak di laut, dampaknya sangat fatal,’’ Tutupnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *