Home » Cirebon » Wakil Bupati Cirebon Soroti Masalah Suap Dan Pemukulan Di RSUD Arjawinangun

Wakil Bupati Cirebon Soroti Masalah Suap Dan Pemukulan Di RSUD Arjawinangun

wakil-bupati-cirebon-soroti-masalah-suap-dan-pemukulan-di-rsud-arjawinangun

AsliCirebon.com – Kasus dugaan penyuapan agar bisa menjadi pegawai honorer di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun memang mebuat resah masyarakat Cirebon. Apalagi, kasus ini terbongkar setelah terjadinya penganiayaan terhadap seorang PNS di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arjawinangun yang dilakukan oleh salah satu oknum anggota DPRD.

Hal tersebut ternyata sampai juga ke telinga eksekutif Cirebon, yaitu Wakil Bupati Cirebon, H Tasiya Soemadi. Menurutnya hal ini harusnya dilakukan penelusuran lebih komprehensif karena memang nilai yang disetor untuk menjadi honorer memang cukup besar.

“Seperti apa sih sebenarnya? Ini jelas sangat meresahkan karena kata media jumlahnya segitu dengan setor Rp 50 juta per orang. Bila dijumlahkan nilainya mencapai miliaran rupiah,” Ujar Wakil Bupati Cirebon, H Tasiya Soemadi.

Selain itu dirinya mengatakan bahwa selain tindakan penyuapan tersebut dilarang secara hukum, namun yang paling penting adalah aksi anarkis dilarang dalam menyelesaikan masalah.

“Tetapi perlu digaris bawahi, kita harus memilah dan memilih karena siapa pun tidak boleh melakukan pemukulan, apalagi itu sudah tindakan anarkis,”Imbuhnya.

Pria yang biasa disapa dengan sapaan Gotas tersebut berharap masalah tersebut agar bisa diselesaikan oleh fraksi dengan memanggil yang bersangkutan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Seharusnya ketua fraksi dulu  memanggil yang bersangkutantentang kebenaran dari berita pemukulan itu. Dari Ketua Badan Kehormatan (BK) pun belum ada laporannya,”  Tutupnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *